PRAJURIT MENART 2 MAR PASMAR 2 LAKSANAKAN LATIHAN OPERASI PERTAHANAN PANTAI

Mata Elang (Lumajang). Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir menyelenggarakan latihan secara besar-besaran. Kali ini adalah kembali melaksanakan Latihan Operasi Gabungan Pertahanan Pantai yang digelar selama seminggu dengan melibatkan unsur kesenjataan Artileri Korps Marinir TNI Angkatan Laut di laksanakan di Air Weapon Range (AWR) milik TNI Angkatan Udara Lumajang Jawa Timur. Sabtu (29/05/2021).

Latihan tersebut menjadi ajang pembuktian akan ketangguhan Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam menggelar operasi pertahanan pantai untuk menggagalkan operasi amfibi yang disimulasikan sebagai musuh. Personel dan material kesenjataan yang diawaki juga melaksanakan manuver lapangan antara lain melaksanakan gerakan artileri medan untuk Baterai Armed yang di dukung oleh meriam Howitzer 105 MM dan Roket MLRS Vampire, steeling lompat ganti sambil memberikan bantuan tembakan kepada kawan dan melaksanakan penghancuran, serta satuan Artileri pertahanan udara (Arhanud) selalu melaksanakan gerakan taktis dengan kendaraan tempur BVP2 untuk menjaga pertahanan dari serangan udara musuh.

Sementara itu, Danmenart 2 Mar Kolonel Marinir Aris Budiadi, S.Pi.,M.M., selaku pimpinan latihan (Pimlat) yang di Dampingi oleh Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Letkol Marinir Daulat Situmorang mengatakan bahwa Operasi Pertahanan Pantai merupakan salah satu operasi yang sangat penting dalam penyelenggaraan pertahanan negara. Operasi ini adalah operasi tempur yang penyelenggaraannya dilaksanakan dalam bentuk operasi gabungan pada suatu komando tugas gabungan pertahanan pantai yang diorganisir secara integratif dari semua satuan yang tergabung dalam suatu komando gabungan yang dibentuk.

“Daerah operasi pertahanan pantai ditentukan berdasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan, antara lain arah datangnya serangan amfibi musuh,” lanjutnya.

latihan manuver lapangan Operasi Pertahanan Pantai kali ini merupakan kelanjutan dari Latihan LSD II TW II Darat dan Laut Tahun 2021 pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit Menart 2 Mar di bidang pertahanan pantai, dalam menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi pertahanan pantai.

Related posts